Nama :
Bachtiar Septyadi
Kelas : 3EB22
NPM :
21210287
- · Accourding to you, is it worthyfor teenagers to have dating in their early years?
- · What is the suitable age for dating?
- · Is it ok if parents taking interference on their children’s relationship in what way?
- · How will you know whether you are suffering a kind of dating abusive?
- · How come you solve those suffering?
- · In case you need any profesional help, who would it be?
Menurut saya anak-anak di usia dini tidak wajar untuk menjalani
suatu hubungan atau berkencan. Tetapi tidak bisa di pungkiri lagi, saat ini
anak- anak di usia dini di sekitar kita sudah banyak yang menjalani suatu
hubungan (pacaran). Hal tersebut akibat kemajuan tekhnolgi dan banyaknya media
social, sedangkan televise juga mengambil peran ini,sinetron-sinetron yang
banyak di tayangkan juga banyak mencotohkan hal tersebut. Karena itu anak-anak
usia dini di saat ini sudah banyak yang berkencan di saat yang belum tepat.
Padahal cara berfikir mereka sangatlah belum dewasa dalam mengambil keputusan,
dan dapat di pastikan akan terjadi suatu ad argument ( bertengkar).
Usia yang wajar dalam menjalani suatu hubungan menurut saya adalah
pada saat usia 17 tahu keatas. Karena pada usia tersebut kita sudah dapat
berfikir mana yang positif dan negative buat pasangan tersbut dan orang di
sekitar mereka. Pada saat ini anak-anak di usia dini sudah banyak yang
berkencan melampawi batasan. Peran orang tua di sini sangat penting untuk
memberi nasihat kepada anaknya yang berkencan di usia dini,agar tidak melanggar
norma atau aturan yang ada. Contoh mengawasi anak yang masih usia dini adalah
mencoba menjadi teman curhat,mengecek sms di hanphone anak tersebut dan
menanyakan kegiatan yang di lakukan di luar rumah.
Saya mengetahui adanya kekerasan dalam berkencan,ketika tidak
sependapat dengan pasangan kita dan pada saat itu sering terjadi kontak fisik,
seperti mencakar atau mendorong pasangannya hingga jatuh, dan ada juga yang
berbicara kasar kepada pasangannya. Jika sudah terjadi seperti itu maka solusi
yang tepat untuk meredam atau menyelesaikan masalah tersebut adalah menanyakan
asal mula kenapa bisa terjadi seperti itu kepada pasangannya, dan jika belum
selesai masalah tersebut bisa curhat kepada tman yang dapat kita percaya. Salah
satu cara kita dapat memberikan waktu untuk intropeksi kepada pasangan. Jika
masalah masih tetap belum menemukan jalan keluarnya maka saya akan minta
pendapat kepada orang tua saya, biar bagaimana pun orang tua tau yang terbaik
untuk anaknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar